Langsa— Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-83 melaksanakan kegiatan sosial bertema “Pulihkan Semangat, Bangkitkan Ekonomi” melalui program trauma healing serta pemberdayaan ekonomi kerajinan tangan bagi masyarakat Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota, sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan psikologis dan penguatan ekonomi warga pascabencana dan tekanan sosial yang pernah dialami masyarakat. Kamis (19/02/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Angkatan 83 Widya Parama Satwika Lemdiklat Polri yang tengah melaksanakan pengabdian di Provinsi Aceh, dengan tujuan membantu masyarakat bangkit secara psikologis sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
Program trauma healing dilakukan melalui kegiatan edukatif, motivasi kelompok, konseling ringan, serta kegiatan kebersamaan yang dirancang untuk mengembalikan rasa percaya diri, mengurangi beban psikologis, serta menumbuhkan semangat hidup warga agar kembali optimis dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Selain pemulihan psikologis, mahasiswa STIK juga melaksanakan pelatihan kerajinan tangan berbasis bahan sederhana yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar, sehingga ibu-ibu rumah tangga dapat mengembangkan keterampilan produktif yang berpotensi menjadi sumber tambahan pendapatan keluarga.
Tokoh wanita Gampong Blang, Hj. Ramlah, menyampaikan apresiasi dan rasa haru atas perhatian yang diberikan mahasiswa STIK, karena kegiatan tersebut dinilai mampu membangkitkan kembali semangat kaum perempuan untuk berkarya dan berperan aktif dalam membantu perekonomian keluarga.
Hal senada juga disampaikan oleh Ummiyah yang menyebutkan bahwa kegiatan pelatihan kerajinan tangan membuka wawasan baru bagi kaum ibu untuk memanfaatkan waktu luang menjadi aktivitas produktif yang bernilai ekonomi.
Ibu-ibu warga Gampong Blang menyambut kegiatan tersebut dengan penuh antusias dan semangat, karena selain memberikan keterampilan baru, kegiatan trauma healing juga menciptakan suasana kebersamaan yang hangat serta memperkuat rasa solidaritas di antara warga.
Geuchik Gampong Blang, Junaidi, menyampaikan terima kasih atas kepedulian mahasiswa STIK yang tidak hanya membantu pemulihan mental masyarakat, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi warga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Perwira Pendamping Mahasiswa STIK Angkatan ke-83, KBP Andi Baso Rahman, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan trauma healing dan pemberdayaan ekonomi ini merupakan bagian dari pembinaan karakter perwira Polri agar memiliki empati sosial, kepedulian kemanusiaan, serta kemampuan membantu masyarakat dalam proses pemulihan dan pemberdayaan.
Ia menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa STIK di tengah masyarakat diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata, memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat kebangkitan sosial dan ekonomi demi terwujudnya masyarakat yang tangguh, mandiri, dan harmonis.(*)












