Langsa— Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-83 melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penyembelihan satu ekor lembu serta pembagian daging meugang kepada masyarakat Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Rabu (18/02/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Angkatan 83 Widya Parama Satwika Lemdiklat Polri yang sedang melaksanakan pengabdian di Provinsi Aceh, dengan tujuan menanamkan nilai empati sosial, kepedulian kemasyarakatan, serta mempererat hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat.
Proses penyembelihan hewan meugang dilakukan sesuai syariat dan tradisi lokal, kemudian daging dibagikan secara merata kepada warga, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat langsung serta merayakan tradisi meugang yang sarat makna kebersamaan dan rasa syukur menjelang bulan suci.
Geuchik Gampong Jawa, Muhammad Hatta, S.E., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian mahasiswa STIK yang telah membantu masyarakat dalam menyambut Ramadhan, serta berharap kegiatan sosial seperti ini terus berlanjut sebagai bentuk kebersamaan antara aparat dan masyarakat.
Imum Gampong, Muhammad Arifin, turut menyampaikan penghargaan atas pelaksanaan kegiatan yang berjalan tertib dan penuh kekeluargaan, serta menilai kegiatan ini membawa keberkahan dan mempererat ukhuwah di tengah kehidupan masyarakat desa.
Masyarakat Gampong Jawa menyambut kegiatan tersebut dengan penuh antusias dan rasa syukur, karena pembagian daging meugang tidak hanya membantu kebutuhan menjelang Ramadhan tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas sosial di lingkungan gampong.
Perwira Pendamping Mahasiswa STIK Angkatan ke-83, KBP Andi Baso Rahman, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan implementasi nyata pendidikan karakter kepolisian yang menekankan kepemimpinan, empati sosial, serta kedekatan Polri dengan masyarakat.
Ia menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa STIK di Aceh tidak hanya melaksanakan tugas akademik dan pelatihan kepolisian, tetapi juga melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat citra Polri sebagai institusi yang humanis.
Melalui kegiatan penyembelihan dan pembagian daging meugang ini, diharapkan hubungan harmonis antara mahasiswa STIK, aparat kepolisian, dan masyarakat semakin kuat, serta nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat persaudaraan terus terjaga dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.(*)












