HeadlineLangsaNanggroe

Solidaritas ATR/BPN Terwujud, Kantor Pertanahan Kota Langsa Bantu Selamatkan Arsip Penting di Aceh Tamiang

82
×

Solidaritas ATR/BPN Terwujud, Kantor Pertanahan Kota Langsa Bantu Selamatkan Arsip Penting di Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini

Langsa, Senin 15 Desember 2025 — Semangat kebersamaan dan kepedulian antar satuan kerja Kementerian ATR/BPN kembali terwujud dalam aksi nyata. Kantor Pertanahan Kota Langsa turut mengambil peran aktif dalam membantu proses evakuasi arsip vital milik Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu.

 

Banjir bandang yang melanda wilayah Aceh Tamiang menyebabkan sejumlah fasilitas perkantoran terendam air, termasuk ruang penyimpanan arsip pertanahan. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan potensi kerusakan dokumen penting yang menjadi dasar pelayanan dan administrasi pertanahan. Menanggapi hal ini, Kantor Pertanahan Kota Langsa segera mengerahkan tim untuk membantu pengamanan arsip sebagai bentuk respons cepat terhadap situasi darurat.

 

Proses evakuasi dilakukan secara teliti dan sistematis. Setiap dokumen dipindahkan dengan memperhatikan kondisi fisik arsip agar tidak mengalami kerusakan lebih parah akibat air dan lumpur. Arsip-arsip yang berhasil diamankan kemudian ditempatkan di lokasi yang lebih aman dan kering, sehingga dapat segera dilakukan penanganan lanjutan dan pemulihan dokumen.

 

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menyelamatkan arsip semata, tetapi juga memastikan bahwa pelayanan pertanahan kepada masyarakat Aceh Tamiang tetap dapat dilanjutkan pascabencana. Keberadaan arsip yang aman dan terjaga menjadi kunci utama dalam memberikan kepastian hukum dan pelayanan yang profesional kepada masyarakat.

 

Langkah cepat dan kolaboratif ini menjadi bukti nyata komitmen Kementerian ATR/BPN dalam menjaga aset negara, melindungi data pertanahan yang bersifat strategis, serta memperkuat sinergi antar kantor pertanahan di wilayah Provinsi Aceh. Diharapkan, melalui kerja sama dan solidaritas ini, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih efektif dan pelayanan publik tetap hadir di tengah masyarakat yang terdampak.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *