PHP_INJECT_OK Flora Fauna Archives - KAMBULOLO.com https://kambulolo.com/category/flora-fauna/ Media Informasi Update Sun, 17 Mar 2024 13:29:53 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1.2 https://kambulolo.com/wp-content/uploads/2024/02/cropped-cropped-IMG-20240222-WA0100-32x32.jpg Flora Fauna Archives - KAMBULOLO.com https://kambulolo.com/category/flora-fauna/ 32 32 Gerhana Matahari Total akan Terjadi Sebelum Lebaran, Bisa Disaksikan di Indonesia? https://kambulolo.com/2024/03/17/gerhana-matahari-total-akan-terjadi-sebelum-lebaran-bisa-disaksikan-di-indonesia/ https://kambulolo.com/2024/03/17/gerhana-matahari-total-akan-terjadi-sebelum-lebaran-bisa-disaksikan-di-indonesia/#respond Sun, 17 Mar 2024 13:29:53 +0000 https://kambulolo.com/?p=1633 Kambulolo.com – Para pecinta langit dan astronomi di...

The post Gerhana Matahari Total akan Terjadi Sebelum Lebaran, Bisa Disaksikan di Indonesia? appeared first on KAMBULOLO.com.

]]>
Kambulolo.com – Para pecinta langit dan astronomi di seluruh dunia sedang menyambut peristiwa langka Gerhana Matahari Total yang akan terjadi pada 8 April 2024. Gerhana Matahari Total akan terjadi beberapa hari sebelum Idul Fitri. Gerhana ini akan bisa disaksikan di di bagian utara Meksiko, Amerika Serikat, dan tenggara Kanada.

Para ahli astronomi menyebutkan bahwa gerhana matahari yang akan datang ini diperkirakan akan berlangsung lebih lama, lebih terang, dan dapat dilihat oleh lebih banyak orang dibandingkan dengan yang terjadi pada tahun 2017.

Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) memperkirakan bahwa 99 persen penduduk AS akan dapat melihat gerhana matahari parsial atau total bulan depan. Gerhana ini akan dimulai di atas Samudera Pasifik Selatan, melintasi Meksiko dan bagian timur Amerika Serikat, dan berakhir di Nova Scotia, Kanada.

Diperkirakan sekitar 31 juta orang yang tinggal di wilayah yang membentang dari Maine hingga Texas akan dapat melihat gerhana matahari total. Mereka di luar “jalur totalitas” akan melihat gerhana parsial, di mana bulan menutupi sedikit hingga hampir seluruh matahari.

Sayangnya, gerhana matahari total tahun ini tidak akan terlihat dari Indonesia. Sebab, Indonesia tidak berada di jalur lintasan gerhana. Namun, Anda bisa menyaksikan peristiwa ini dengan streaming atau online di beberapa situs, termasuk situs NASA.

Gerhana 8 April 2024 ini memiliki banyak keistimewaan. Pada 8 April, totalitas gerhana matahari mungkin akan menjadi yang paling gelap dalam 217 tahun terakhir yang terjadi di wilayah Amerika Utara. Hal ini membuka peluang langka untuk melihat Venus dan bahkan Jupiter.

Selain itu, ada kemungkinan bahwa sebuah komet akan terlihat selama totalitas pada 8 April. Komet tersebut, dikenal sebagai “Komet Devil” atau “Komet Setan”, akan berada sekitar 25 derajat dari matahari, dekat dengan posisi Jupiter.(*)

Sumber : Antariksa

The post Gerhana Matahari Total akan Terjadi Sebelum Lebaran, Bisa Disaksikan di Indonesia? appeared first on KAMBULOLO.com.

]]>
https://kambulolo.com/2024/03/17/gerhana-matahari-total-akan-terjadi-sebelum-lebaran-bisa-disaksikan-di-indonesia/feed/ 0
Mengenal Taman Kehati Klaten, Perpustakaan Hidup untuk Pelestarian Hewan dan Tumbuhan https://kambulolo.com/2024/03/17/mengenal-taman-kehati-klaten-perpustakaan-hidup-untuk-pelestarian-hewan-dan-tumbuhan/ https://kambulolo.com/2024/03/17/mengenal-taman-kehati-klaten-perpustakaan-hidup-untuk-pelestarian-hewan-dan-tumbuhan/#respond Sat, 16 Mar 2024 21:45:53 +0000 https://kambulolo.com/?p=1608 Jakarta – Taman Keanekaragaman Hayati atau Taman Kehati...

The post Mengenal Taman Kehati Klaten, Perpustakaan Hidup untuk Pelestarian Hewan dan Tumbuhan appeared first on KAMBULOLO.com.

]]>
Jakarta – Taman Keanekaragaman Hayati atau Taman Kehati Aqua Klaten merupakan kawasan pelestarian flora dan fauna hasil inisiasi PT. Tirta Investama Pabrik Klaten dengan luas sekitar 4,6 hektare. Pelestarian flora fauna di Taman Kehati Aqua Klaten salah satunya dengan terkoleksinya 130 jenis vegetasi yang diawasi secara berkelanjutan.

Terdapat lebih dari 200 spesies tanaman tumbuh subur di taman tersebut, sedangkan jumlah populasinya mencapai lebih dari 1.000 tanaman. “Taman Kehati ini berfungsi sebagai living library, yaitu lokasi yang berfungsi sebagai ruang belajar dan perpustakaan hidup untuk penelitian, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat,” terang Rama Zakaria, Stakeholder Relations Manager Pabrik Danone AQUA Klaten di Taman Kehati Klaten, Jawa Tengah pada 11 Juli 2023.

Taman ini juga kerap dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada pelajar dan mahasiswa, untuk mencegah pencurian materi genetik kekayaan hayati (biopiracy). PT Tirta Investama (TIV) Aqua Klaten juga mengelola sub daerah aliran sungai (DAS) Pusur sebagai upaya mitigasi bencana berbasis masyarakat.

Pasokan air yang melimpah dari Sungai Pusur menjadi berkah tersendiri bagi para petani di Kabupaten Klaten. Pasalnya, dengan adanya aliran air di sungai tersebut membuat para petani tidak pernah kekeringan.

Kondisi tersebut menjadikan Klaten merupakan daerah lumbung pangan nasional saat ini dengan luas lahan pertaniannya yang mencapai 31.943 hektare pada tahun lalu. Program yang terintegrasi mulai dari hulu Merapi, tengah hingga hilir ini melibatkan masyarakat dan berbagai lembaga independen yang berkompeten menjadi komponen penting dalam kolaborasi.

Jadi Situs Edukasi-Rekreasi

Untuk kawasan tengah berada di kecamatan Tulung dan Polanharjo, sedangkan untuk kawasan hilir di Kecamatan Delanggu dan Juwiring. Berkat pengairan persawahan dari Sungai Pusur ini, para petani di Klaten juga berhasil memproduksi beras Rojolele Srinar Srinuk, yang berasal dari varian IP 400.

Beras primadona dari Solo Raya ini pertama kali dikembangkan di Desa Delanggu, Kecamatan Polanharjo. Atas kepedulian terhadap lingkungan di Sungai Pusur ini, pabrik Aqua Klaten menerima penghargaan apresiasi Platinum dalam uji coba Matrik Penilaian Kinerja Sumber Daya Air (Mata Persada) pada 13 September 2017.

“Taman Kehati Klaten ini fungsinya sebagai penyangga sistem kehidupan di Sub-Daerah Aliran Sungai Pusur, anak sungai Bengawan Solo di Klaten, Jawa Tengah. Manfaat lain dari pelestarian Taman Kehati Klaten ini bisa menjadi situs edukasi dan rekreasi bagi masyarakat,” jelas Karyanto Wibowo selaku Sustainable Development Director Danone Indonesia di Taman Kehati Klaten.

Di taman ini juga terdapat 23 spesies anggrek, di antaranya Vanda Tricolor yang merupakan bunga eksotis Merapi. “Anggrek tersebut juga nyaris punah karena erupsi. Ini anggrek endemik Merapi, nyaris punah dan berhasil ditemukan kembli. Kini kami ikut membantu menyelematkan varian itu di sini,” terang Rama.

Sumber : Liputan6.com

The post Mengenal Taman Kehati Klaten, Perpustakaan Hidup untuk Pelestarian Hewan dan Tumbuhan appeared first on KAMBULOLO.com.

]]>
https://kambulolo.com/2024/03/17/mengenal-taman-kehati-klaten-perpustakaan-hidup-untuk-pelestarian-hewan-dan-tumbuhan/feed/ 0
Pisang Paling Populer di Dunia Bakal Menghilang, Ini Sebabnya https://kambulolo.com/2024/03/06/pisang-paling-populer-di-dunia-bakal-menghilang-ini-sebabnya/ https://kambulolo.com/2024/03/06/pisang-paling-populer-di-dunia-bakal-menghilang-ini-sebabnya/#respond Wed, 06 Mar 2024 06:09:59 +0000 https://kambulolo.com/?p=1216 Jakarta– Setiap tahunnya, manusia di seluruh dunia memakan...

The post Pisang Paling Populer di Dunia Bakal Menghilang, Ini Sebabnya appeared first on KAMBULOLO.com.

]]>
Jakarta– Setiap tahunnya, manusia di seluruh dunia memakan lebih dari 100 miliar pisang. Sebagian besar pisang yang dikonsumsi adalah jenis pisang yang disebut Cavendish. Tapi, mungkin keberadaan pisang Cavendish tidak akan bertahan lama.

Penyakit jamur mengancam akan memusnahkan pisang Cavendish dari muka Bumi. Beberapa ilmuwan secara genetik memodifikasi buah ini agar lebih tahan terhadap penyakit.

Namun solusi terbaik terhadap masalah ini, menurut beberapa orang, adalah petani harus merombak total produksi pisang dan berhenti menanam hanya satu jenis buah saja.

Pisang Cavendish mendominasi pasar global

Terdapat lebih dari 1.000 jenis pisang, namun sekitar 47% yang dimakan manusia adalah pisang Cavendish (Musa acuminata). Cavendish mendominasi pasar pisang global karena beberapa alasan.
Pertama, pisang ini tahan terhadap beberapa penyakit utama yang mematikan pisang. Kedua, umur simpannya panjang. Ketiga, petani biasanya dapat menanam lebih banyak pisang Cavendish dibandingkan varietas lain di lahan yang sama.

“Karena semua alasan ini, Cavendish menjadi produk yang sangat praktis,” kata Dan Koeppel, penulis buku “Banana: The Fate of the Fruit That Changed the World,” dikutip dari Science Alert.

Namun, Cavendish terancam oleh jamur yang menginfeksi tanaman. Infeksi tersebut dinamakan Panama Disease (Fusarium wilt) tropical race 4 atau kerap disebut TR4.

Infeksi TR4 dimulai pada akar pohon pisang dan kemudian menyebar, yang pada akhirnya melumpuhkan kemampuan tanaman dalam menyerap air atau melakukan fotosintesis. Akibatnya, pohon itu mati.
Panama Disease adalah pembunuh pisang berantai
Apa yang terjadi pada pisang Cavendish telah terjadi sebelumnya pada varietas pisang populer lainnya yang disebut Gros Michel.

“Gros Michel adalah pisang ekspor utama pada paruh pertama abad lalu,” kata James Dale, profesor dan pemimpin program bioteknologi pisang di Queensland University of Technology.

Pendahulu TR4, yang disebut tropical race 1 (TR1), mulai menginfeksi pisang pada tahun 1876. Pada tahun 1950-an, penyakit ini telah menghancurkan pertanian Gros Michel, memaksa produsen pisang di seluruh dunia untuk mencari varietas baru.

“Pada tahun-tahun berikutnya, Cavendish menjadi pisang ekspor unggulan menggantikan Gros Michel karena kebal terhadap TR1,” tambah Dale.
Ilmuwan coba menyelamatkan Cavendish
Beberapa ahli patologi tumbuhan tidak percaya bahwa pisang Cavendish akan mengalami nasib yang sama seperti Gros Michel.

“Penyakit ini bergerak lambat, jadi kita punya waktu setidaknya satu dekade sebelum dampaknya drastis,” kata Dale.

Selain itu, banyak ilmuwan sedang mengerjakan Cavendish yang tahan TR4. Misalnya, Dale dan rekan-rekannya telah mengembangkan Cavendish yang dimodifikasi secara genetik yang disebut QCAV-4, yang menurut mereka kebal terhadap TR4.

Kelompok penelitian lain yang dipimpin oleh para ilmuwan di Cambridge University sedang menjajaki pencangkokan sebagai solusi yang mungkin.

Mencangkok jaringan dari satu tanaman ke tanaman lain dapat mengubah karakteristik tertentu dari tanaman tersebut, seperti membuatnya lebih tahan terhadap penyakit.

Tim lain di Taiwan Banana Research Institute sedang mencoba suatu bentuk seleksi alam. Tim mengambil bibit Cavendish dan memaparkannya pada TR4.

Sebagian kecil dari bibit yang paling baik kemudian dilanjutkan ke eksperimen tambahan yang pada akhirnya membantu Cavendish berevolusi menjadi resisten terhadap TR4, tanpa modifikasi genetik.

“Saya yakin akan ada solusi sebelum pasar ekspor Cavendish terkena dampak yang parah,” tambah Dale.

Namun beberapa ahli pisang berpendapat bahwa solusi seperti itu tidak akan berhasil dalam jangka panjang

Tidak ada solusi tunggal
“Memang benar ada beberapa penolakan, tapi menurut saya saat ini, tidak ada seorang pun yang mampu memecahkan masalah ini. Jawabannya adalah berakhirnya monokultur. Jawabannya beragam,” kata Koeppel.

Ia berpendapat bahwa mengganti kultivar pisang yang ada saat ini dengan varietas baru yang tahan penyakit adalah solusi jangka pendek karena jamur juga dapat menghasilkan strain baru yang lebih kuat di masa depan.

Solusi sebenarnya adalah memproduksi dan menjual lebih dari satu varietas pisang secara massal karena semakin beragam genetik pisang, semakin kecil kemungkinan pisang tersebut rentan terhadap penyakit, katanya.

Ditambah lagi, menurut Koeppel, hal ini juga akan mengurangi ketergantungan manusia terhadap satu jenis pisang.

Dale, sebaliknya, tidak begitu yakin. “Harga adalah pendorongnya. Penjualan pisang di negara saya, Australia, kebanyakan orang akan membeli Cavendish karena harganya murah,” ujarnya.

Ia menyebutkan, memperkenalkan lebih banyak variasi pisang tidak hanya akan menaikkan biaya tetapi juga memerlukan perombakan besar-besaran dalam cara kita mengangkut pisang. “Karena Anda tidak bisa menyimpannya di freezer untuk waktu yang lama seperti apel,” kata Dale.

Pasar ekspor, lanjut Dale, bergantung pada pemanenan pisang Cavendish hijau dan kemudian proses pemasakan dengan gas etilen. Hal ini dilakukan selama pengangkutan dan dikontrol dengan sangat ketat serta disesuaikan dengan kondisi Cavendish.

“Jika ada beberapa varietas pisang yang diekspor maka hal tersebut akan terjadi. Kemungkinan besar masing-masing buah memerlukan kondisi pemasakan tertentu. Dan tentu saja harganya akan meningkat,” ujarnya.

Tampaknya tidak ada solusi tunggal untuk masalah tersebut yang berhasil sejauh ini. Mungkin sejarah akan terulang kembali dan Cavendish tidak lagi menjadi pilihan pisang terpopuler dalam waktu dekat.

Sumber : detik.com

The post Pisang Paling Populer di Dunia Bakal Menghilang, Ini Sebabnya appeared first on KAMBULOLO.com.

]]>
https://kambulolo.com/2024/03/06/pisang-paling-populer-di-dunia-bakal-menghilang-ini-sebabnya/feed/ 0
Rahasia Cara Mudah Buat Akar Gantung Pada Bonsai Beringin Kimeng Bisa Dikerjakan Sendiri https://kambulolo.com/2024/03/04/rahasia-cara-mudah-buat-akar-gantung-pada-bonsai-beringin-kimeng-bisa-dikerjakan-sendiri/ https://kambulolo.com/2024/03/04/rahasia-cara-mudah-buat-akar-gantung-pada-bonsai-beringin-kimeng-bisa-dikerjakan-sendiri/#respond Mon, 04 Mar 2024 13:43:42 +0000 https://kambulolo.com/?p=1113 Kambulolo.com – Menciptakan tampilan bonsai yang tampak tua...

The post Rahasia Cara Mudah Buat Akar Gantung Pada Bonsai Beringin Kimeng Bisa Dikerjakan Sendiri appeared first on KAMBULOLO.com.

]]>
Kambulolo.com – Menciptakan tampilan bonsai yang tampak tua dan anggun bisa dilakukan dengan menambahkan akar gantung, terutama pada bonsai beringin kimeng.

Dilansir Timenews.co.id dari channel YouTube Bonsai Cirebon, Minggu 3 Maret 2024, trik instan untuk mencapai efek tersebut. Berikut adalah ringkasan cara digunakan:

1. Penyambungan Akar Gantung: Ini dilakukan dengan menyisipkan akar gantung ke dahan bonsai kimeng.

Caranya mirip dengan teknik sambung sisip, di mana akar yang akan disisipkan dilancipkan dan ditempelkan ke dahan yang sudah disiapkan.

Proses ini membutuhkan pembukaan sedikit antara dahan dan kulitnya untuk memasukkan akar gantung.

2. Cangkok Angin: Teknik kedua yang akan saya bagikan di video mendatang adalah cangkok angin.

Ini dilakukan dengan mengelupas kulit dahan sekelilingnya sekitar dua sentimeter,

kemudian membiarkannya beberapa minggu sambil memastikan dahan tersebut tetap lembab dan ditempatkan di area yang teduh.

3.Metode Natural: Metode ketiga adalah dengan menjaga kelembaban secara alami, yaitu dengan menyiram dahan secara rutin atau memastikan kelembaban tinggi untuk memicu pertumbuhan akar gantung secara natural.

Dalam prakteknya, setelah melakukan penyisipan akar gantung, saya mengikatnya dengan plastik atau karet untuk memastikan akar tersebut menempel dengan baik pada dahan.

Selain itu, saya juga menambahkan media seperti kokopit untuk mendukung pertumbuhan akar tersebut.

Hasil dari teknik ini adalah bonsai beringin kimeng yang terlihat sangat tua dan berkarakter dengan akar gantung yang anggun.

Ini adalah salah satu cara untuk memperkaya tampilan bonsai Anda dan menambahkan kesan keindahan yang lebih dalam.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi para penggemar bonsai dan dapat membantu dalam menciptakan karya bonsai yang lebih mengesankan. Salam satu hobi, bonsai.(*)

Sumber : Time News

The post Rahasia Cara Mudah Buat Akar Gantung Pada Bonsai Beringin Kimeng Bisa Dikerjakan Sendiri appeared first on KAMBULOLO.com.

]]>
https://kambulolo.com/2024/03/04/rahasia-cara-mudah-buat-akar-gantung-pada-bonsai-beringin-kimeng-bisa-dikerjakan-sendiri/feed/ 0
Ini Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia, Terbagi Jadi Tiga Bagian https://kambulolo.com/2024/03/03/ini-persebaran-flora-dan-fauna-di-indonesia-terbagi-jadi-tiga-bagian/ https://kambulolo.com/2024/03/03/ini-persebaran-flora-dan-fauna-di-indonesia-terbagi-jadi-tiga-bagian/#respond Sun, 03 Mar 2024 13:33:35 +0000 https://kambulolo.com/?p=1051 Jakarta – Indonesia merupakan negara yang dikenal dunia...

The post Ini Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia, Terbagi Jadi Tiga Bagian appeared first on KAMBULOLO.com.

]]>
Jakarta – Indonesia merupakan negara yang dikenal dunia dengan kepulauan yang luas dan keanekaragaman hayati. Keindahan alamnya yang memukau menjadi rumah bagi berbagai jenis flora dan fauna yang langka dan eksotis. Seperti apa persebarannya?

Mengutip dari buku “IPS TERPADU Jilid 2A” karya Sri Pujiastuti dkk, seorang Zoologist asal Inggris, Alfred Wallace, menemukan bahwa ada hubungan antara jenis-jenis hewan dan wilayah tertentu di Indonesia.

Pendekatan ini dikenal dengan pendekatan biogeografi. Melalui pendekatan inilah kemudian muncul teori persebaran flora dan fauna di Indonesia menjadi tiga bagian.

Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia

Persebaran Flora di Indonesia

Dikutip dari buku “IPS Terpadu (Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah)” karya Nana Supriatna dkk, persebaran flora di Indonesia dibagi menjadi tiga wilayah, yakni.

1. Flora di Bagian Barat Indonesia

Flora di bagian barat Indonesia disebut juga sebagai flora Asiatis atau flora Sumatra-Kalimantan. Wilayah ini dulunya pernah terhubung dengan daratan Asia selama zaman es.

Adapun beberapa kelompok utama flora ini, yakni sebagai berikut.

– Hutan Hujan Tropis

Hutan ini terdiri dari tumbuhan beraneka ragam dengan daun lebar, pohon besar, dan cendawan yang banyak. Hutan hujan tropis tersebar di Pulau Sumatra, Kalimantan, dan Jawa.

– Hutan Musim

Hutan ini menggugurkan daunnya saat musim kemarau. Contohnya adalah pohon jati, pinus, dan cemara. Terdapat di beberapa wilayah seperti utara Jawa.

– Hutan Mangrove

Hutan ini dapat dijumpai di daerah pantai dan melibatkan tumbuhan seperti rumbia, nipah, dan bakau.

– Sabana Tropis

Wilayah ini berupa padang rumput dengan beberapa pohon tegakan tinggi. Sabana tropis banyak dijumpai di beberapa tempat seperti Pulau Bali, Jawa Timur bagian timur, dan dataran tinggi Gayo (Aceh).

2. Flora Indonesia Bagian Tengah

Flora Indonesia bagian tengah merupakan flora khas Indonesia dan dapat dikelompokkan ke dalam beberapa macam.

– Sabana tropik

Jenis sabana ini banyak dijumpai di Nusa Tenggara Barat.

– Stepa

Wilayah ini merupakan padang rumput yang banyak diselingi semak-semak belukar dan banyak dijumpai di Nusa Tenggara Timur.

– Hutan mangrove

Wilayahnya mencakup nipah dan bakau.

– Hutan pegunungan

Wilayahnya mencakup cemara dan pinus.

– Hutan musim

Umumnya, hutan ini disebut juga dengan hutan homogen.

3. Flora Indonesia Bagian Timur

Secara umum, flora di bagian timur banyak memiliki persamaan dengan wilayah Australia sehingga sering dinamakan flora Australis.

Sebagian besar flora Indonesia di bagian timur terdapat di wilayah Papua. Jenis vegetasinya terdiri atas hutan hujan tropik, hutan mangrove, dan hutan pegunungan.

Persebaran Fauna di Indonesia

1. Fauna di Bagian Barat Indonesia

Wilayah ini mencakup Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, dan pulau-pulau sekitarnya. Fauna di bagian barat ini dikenal sebagai fauna Asiatis. Wilayah ini juga disebut wilayah fauna Tanah Sunda dan dibatasi oleh Garis Wallace yang berjalan dari Selat Lombok hingga Selat Makassar.

Garis Weber adalah batas timur bagi fauna Asia atau garis batas paling timur dari hewan bercorak Asia. Adapun jenis fauna Indonesia bagian barat, antara lain:

– Mamalia

Faunanya antara lain gajah, harimau sumatra, badak bercula satu, tapir, rusa, beruang madu, banteng, kerbau, monyet, orangutan, macan, tikus, bajing, kijang, kelelawar, landak, babi hutan, kancil, dan kukang.

– Reptil

Misalnya buaya, kura-kura, ular, tokek, biawak, dan trenggiling.

– Burung

Jenis burung seperti burung hantu, elang, jalak, merak, dan kutilang.

– Berbagai macam unggas.

– Berbagai macam serangga.

– Berbagai macam jenis ikan tawar dan pesut

Misalnya lumba-lumba di Sungai Mahakam.

2. Fauna di Bagian Tengah Indonesia

Wilayah ini dikenal sebagai wilayah fauna kawasan Wallacea dan merupakan peralihan antara fauna Asiatis dan Fauna Australis.

Ini mencakup Pulau Sulawesi, Kepulauan Nusa Tenggara, Pulau Timor, dan Kepulauan Maluku. Adapun jenis fauna Kepulauan Wallacea, antara lain:

– Mamalia

Misalnya anoa, babi rusa, kuskus, monyet hitam, tarsius, kuda, sapi, dan banteng.

– Reptil

Misalnya biawak, komodo, kura-kura, buaya, dan ular.

– Amfibi

Misalnya katak pohon, katak terbang, dan katak air.

– Berbagai macam jenis burung

Misalnya burung dewata, maleo, mandar, raja udang, burung pemakan lebah, rangkong, kakatua, nuri, merpati, dan angsa.

3. Fauna di Bagian Timur Indonesia

Wilayah ini meliputi Papua dan pulau-pulau di sekitarnya dan dikenal sebagai fauna tipe Australis. Garis Lydekker adalah batas barat bagi fauna Australia.

Jenis-jenis fauna Indonesia bagian timur, antara lain sebagai berikut.

– Mamalia

Misalnya seperti kanguru, walabi, nokdiak (landak di Papua), oposum layang (pemanjat berkantung), kuskus, dan kanguru pohon.

– Reptil

Misalnya seperti buaya, biawak, ular, kadal, dan kura-kura.

– Amfibi

Misalnya seperti katak pohon, katak terbang, dan katak air.

Burung
Misalnya seperti nuri raja, cendrawasih, kasuari, dan kakatua.

– Berbagai jenis ikan.

– Berbagai macam serangga.

Nah, itulah persebaran flora dan fauna di wilayah Indonesia bagian barat, tengah dan timur.

Sumber : detik.com

The post Ini Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia, Terbagi Jadi Tiga Bagian appeared first on KAMBULOLO.com.

]]>
https://kambulolo.com/2024/03/03/ini-persebaran-flora-dan-fauna-di-indonesia-terbagi-jadi-tiga-bagian/feed/ 0
Peneliti BRIN Temukan 49 Taksa Baru pada 2023, Banyak dari Sulawesi https://kambulolo.com/2024/03/02/peneliti-brin-temukan-49-taksa-baru-pada-2023-banyak-dari-sulawesi/ https://kambulolo.com/2024/03/02/peneliti-brin-temukan-49-taksa-baru-pada-2023-banyak-dari-sulawesi/#respond Sat, 02 Mar 2024 10:50:11 +0000 https://kambulolo.com/?p=983 Kambulolo.com- Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)...

The post Peneliti BRIN Temukan 49 Taksa Baru pada 2023, Banyak dari Sulawesi appeared first on KAMBULOLO.com.

]]>
Kambulolo.com- Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil menemukan 49 taksa atau klasifikasi untuk mengidentifikasi keragaman hayati baru di Indonesia sepanjang 2023. Temuan baru ini terdiri atas 38 spesies fauna, 7 spesies flora, 1 marga dan 2 subspesies fauna, serta 1 spesies mikroorganisme baru.

Temuan taksa baru yang menambah keanekaragaman hayati Indonesia itu paling banyak, atau sebesar 37 persen berasal dari Sulawesi. BRIN menyatakan sekitar 96 persen spesies baru adalah spesimen yang asli atau endemik Indonesia. Sedangkan dua spesies baru, yaitu mikroorganisme Spirosoma foliorum berasal dari Korea Selatan dan lalat Colocasiomyia luciphila berasal dari Malaysia.

Kepala Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan BRIN Iman Hidayat menyampaikan, identifikasi taksa baru ini bagian dari upaya pengungkapan dan pemanfaatan biodiversitas. “Ini berupa penemuan spesies baru, data genom, potensi pemanfaatan, kajian ancaman, dampak perubahan iklim global terhadap status biodiversitas nusantara dan ekosistem,” kata Iman dikutip dari laman resmi BRIN, Jumat (2/2/2024). Selain identifikasi dan pemanfaatan biodiversitas, Iman juga menyebutkan penemuan taksa baru ini juga dimanfaatkan sebagai acuan rehabilitasi dan peningkatan populasi spesies terancam punah, eksplorasi dan konservasi ex situ, serta ekologi dan restorasi spesies.

Paling banyak ditemukan di Sulawesi 

BRIN mengungkapkan, taksa flora dan fauna baru paling banyak ditemukan di Sulawesi, yakni sebesar 37 persen. Sementara penemuan lainnya tersebar di seluruh Indonesia, seperti Jawa, Kalimantan, Papua, Maluku, Sumatera, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Kepulauan Natuna.

Salah satu spesies fauna yang ditemukan di Sulawesi, tepatnya di Sulawesi Tengah, yaitu udang endemik Caridina clandestine. Tak hanya itu, BRIN juga menemukan 5 spesies flora baru dari marga begonia di Pulau Sulawesi.

 

 

 

 

 

The post Peneliti BRIN Temukan 49 Taksa Baru pada 2023, Banyak dari Sulawesi appeared first on KAMBULOLO.com.

]]>
https://kambulolo.com/2024/03/02/peneliti-brin-temukan-49-taksa-baru-pada-2023-banyak-dari-sulawesi/feed/ 0