HeadlineNasional

ATR/BPN Perkuat Pembinaan SDM untuk Hadapi Tantangan Pelayanan Publik yang Kian Kompleks

83
×

ATR/BPN Perkuat Pembinaan SDM untuk Hadapi Tantangan Pelayanan Publik yang Kian Kompleks

Sebarkan artikel ini

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Upaya ini dilakukan seiring dengan semakin kompleksnya tugas dan tantangan di bidang agraria dan tata ruang, yang menuntut kompetensi pegawai yang adaptif, profesional, dan berintegritas.

 

Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menegaskan bahwa pembinaan dan pengembangan SDM merupakan kebutuhan strategis yang tidak dapat ditunda. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Pembahasan Kebutuhan Peningkatan Kompetensi yang berlangsung pada Senin (12/01/2026) di Kantor Kementerian ATR/BPN.

 

Menurut Dalu Agung, keberagaman latar belakang pendidikan, jabatan, serta tugas yang diemban oleh pegawai ATR/BPN menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kualitas kinerja organisasi. Tanpa pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, ketimpangan kompetensi dan pengetahuan berpotensi menimbulkan risiko dalam pelaksanaan tugas maupun pelayanan kepada masyarakat.

 

“Untuk memitigasi risiko terkait ketimpangan kompetensi dan pengetahuan, peran pengembangan serta pembinaan SDM ini sangat dibutuhkan. Kita memiliki SDM dengan berbagai jabatan dan latar belakang pendidikan, sementara tugas kita terus bertambah dan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan juga semakin tinggi,” ujar Dalu Agung.

 

Ia menambahkan bahwa pembinaan SDM tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga mencakup penguatan soft skills, pemahaman regulasi terkini, serta penanaman nilai-nilai integritas dan etika pelayanan publik. Dengan demikian, setiap pegawai diharapkan mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkeadilan.

 

Melalui rapat tersebut, ATR/BPN mulai menyusun peta kebutuhan kompetensi yang akan menjadi dasar dalam perencanaan pelatihan dan pengembangan pegawai ke depan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan SDM unggul yang siap menghadapi dinamika perubahan dan mendukung terwujudnya tata kelola pertanahan dan tata ruang yang lebih baik.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *