HeadlineLangsaNanggroe

Sinergi Pendidikan dan Satuan Kerja, STPN dan Kantor Pertanahan Perkuat Kolaborasi di Aceh Tamiang

13
×

Sinergi Pendidikan dan Satuan Kerja, STPN dan Kantor Pertanahan Perkuat Kolaborasi di Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini

Aceh Tamiang – Komitmen menghadirkan pelayanan pertanahan yang berkualitas terus diperkuat melalui kolaborasi lintas institusi. Kepala Kantor Pertanahan Kota Langsa, Ir. Dedi Rahmat Sukarya, S.ST., M.H., bersama Ketua Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), Dr. Sri Yanti Achmad, A.Ptnh., S.H., M.Kn., melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang.

 

Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata dalam mempererat koordinasi antara satuan kerja dengan lembaga pendidikan kedinasan di bidang pertanahan. STPN sebagai institusi yang berperan dalam mencetak tenaga profesional pertanahan memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas layanan di daerah.

 

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pemantauan langsung terhadap proses pelayanan pertanahan yang berjalan. Mulai dari sistem administrasi, penerapan standar operasional prosedur, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung percepatan layanan menjadi fokus perhatian. Hal ini bertujuan memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat berjalan secara efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan publik.

 

Selain peninjauan teknis, kegiatan juga diisi dengan sesi dialog dan pembinaan kepada jajaran pegawai. Ketua STPN memberikan motivasi agar seluruh aparatur terus meningkatkan kompetensi dan integritas dalam menjalankan tugas. Ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan digitalisasi layanan pertanahan serta penguatan etika profesi sebagai fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.

 

Kepala Kantor Pertanahan Kota Langsa menambahkan bahwa kerja sama antara satuan kerja dan institusi pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Dengan dukungan pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan, diharapkan aparatur pertanahan semakin siap menghadapi dinamika pelayanan di era modern.

 

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang semakin kuat dan berkesinambungan. Sinergi antara dunia pendidikan kedinasan dan pelaksana teknis di lapangan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pelayanan pertanahan yang profesional, modern, responsif, serta terpercaya di tengah masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *