PHP_INJECT_OK
The post Viral, Ayah Tega Aniaya Anak Kandung di Sabang, Polres Bergerak Cepat Tangkap Pelaku di Pelabuhan appeared first on KAMBULOLO.com.
]]>Kejadian memilukan tersebut terjadi pada Kamis malam, 24 Oktober 2024, sekitar pukul 22.40 WIB, di sebuah rumah makan di Jalan Perdagangan, Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya, Sabang. Aksi penganiayaan ini terekam CCTV dan menjadi viral setelah video tersebut diunggah di media sosial, mengundang simpati sekaligus amarah warganet.
Pelaku berinisial DI (53) ternyata adalah ayah dari korban, yang masih berusia di bawah umur. Kasus ini mengguncang hati masyarakat karena melibatkan seorang ayah yang seharusnya menjadi pelindung bagi anaknya.
Tidak tinggal diam, Polres Sabang melalui Kasat Reskrim AKP Buchari, SH, langsung membentuk tim khusus untuk menyelidiki dan menangkap pelaku. Dalam waktu singkat, tim yang dipimpin oleh Katim Opsnal Satreskrim Polres Sabang berhasil menemukan pelaku pada Selasa, 5 November 2024, sekitar pukul 18.30 WIB, di Pelabuhan Balohan, Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, Sabang.
“Pelaku kami tangkap tanpa perlawanan. Saat ini ia sudah kami amankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Satreskrim Polres Sabang,” ungkap AKP Buchari.
DI kini dijerat dengan Pasal 80 Ayat 1 Jo Pasal 76C Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014, perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pasal ini menegaskan sanksi keras bagi pelaku kekerasan terhadap anak.
AKP Buchari mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kejadian serupa di sekitar mereka. “Kami mengajak masyarakat untuk melaporkan segera setiap indikasi kekerasan atau tindakan mencurigakan yang bisa membahayakan anak-anak. Mari kita bersama-sama menjaga keselamatan dan kesejahteraan mereka,” tegasnya.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk semakin waspada terhadap kekerasan dalam keluarga, terutama yang menimpa anak-anak.(*)
The post Viral, Ayah Tega Aniaya Anak Kandung di Sabang, Polres Bergerak Cepat Tangkap Pelaku di Pelabuhan appeared first on KAMBULOLO.com.
]]>The post Tragedi di Blitar: Siswa Madrasah Tewas Akibat Lemparan Kayu Berpaku, Polisi Intensif Lakukan Penyelidikan appeared first on KAMBULOLO.com.
]]>Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo mengungkapkan, meskipun keluarga korban belum mengajukan laporan resmi, polisi tetap bergerak untuk mengungkap peristiwa ini. “Faktanya, peristiwa meninggalnya anak ini benar-benar terjadi. Kami terus melakukan penyelidikan secara intensif,” ujarnya pada Sabtu (28/9/2024).
Penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti berupa kayu berpaku yang diduga digunakan untuk melukai korban. Sejumlah saksi, termasuk santri yang berada di lokasi saat kejadian, juga telah diperiksa. Pihak rumah sakit yang merawat korban turut berkoordinasi dalam penyelidikan ini.
Kapolres Danang menegaskan, ada unsur pidana dalam kasus ini berdasarkan Pasal 80 ayat (3) UU 23 Tahun 2002 dan Pasal 76 C, yang mengatur tentang kekerasan terhadap anak yang menyebabkan kematian. “Pemenuhan unsur pasal pidana sudah terpenuhi, meski masih menunggu langkah selanjutnya terkait penahanan tersangka,” tambahnya.
Kronologi peristiwa menyebutkan bahwa kejadian bermula saat korban bersama beberapa santri lainnya diminta oleh guru ngaji mereka untuk mandi dan salat Duha. Namun, ketika perintah tidak segera dipatuhi, guru tersebut marah dan melemparkan kayu berpaku ke arah para santri. Kayu itu mengenai kepala bagian belakang korban hingga menancap. Korban segera dibawa ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.
Kasus ini menuai perhatian publik, dengan banyak pihak mendesak penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan tersebut. Penyelidikan oleh Polres Blitar Kota masih berlanjut.(*)
The post Tragedi di Blitar: Siswa Madrasah Tewas Akibat Lemparan Kayu Berpaku, Polisi Intensif Lakukan Penyelidikan appeared first on KAMBULOLO.com.
]]>The post Wanita Honorer Menjadi Korban Pencurian dengan Kekerasan di Aceh Besar appeared first on KAMBULOLO.com.
]]>NA disekap dan dirampok oleh RM (35), pria yang dikenalnya melalui sebuah aplikasi pertemanan. RM diketahui berasal dari Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar.
Peristiwa naas tersebut terjadi pada Senin (15/7/2024) malam di wilayah Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Rudi Hermawan melalui Kapolsek Indrapuri, Iptu Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika RM mengajak NA untuk bertemu dengan alasan ingin membicarakan peluang kerja.
NA yang baru mengenal RM melalui media sosial setuju untuk bertemu. RM menjemput NA dengan mobil pribadi jenis Toyota Avanza.
Saat melintas di kawasan Jalan Sultan Iskandar Muda, pelaku RM membawa NA menuju kawasan yang lebih sepi di sekitar Gampong Siron.
“Di lokasi tersebut, tiba-tiba RM menghentikan mobil dan seorang pria lain yang tak dikenal masuk ke dalam mobil. Mereka kemudian membekap dan mengikat NA,” jelas Kapolsek.
“Korbannya berusaha berteriak namun tidak bisa karena mulutnya juga dilakban,” tambahnya.
Pelaku dan rekannya kemudian merampas barang-barang milik NA berupa gelang dan kalung emas seberat enam mayam, serta uang tunai sebesar Rp 500 ribu dan sebuah ponsel.
Setelah mengambil harta benda korban, para pelaku meninggalkan NA di pinggir jalan sekitar Gampong Siron dan melarikan diri.
Warga setempat yang menemukan NA segera membantunya dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi. NA kemudian dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Akibat kejadian ini, NA melaporkan insiden tersebut ke pihak berwajib. Berdasarkan penyelidikan, identitas pelaku berhasil diketahui. RM dan rekannya, AS (38), warga Aceh Besar, berhasil ditangkap di rumah salah satu pelaku di Gampong Geuceu Kayee Jato pada Rabu, 17 Juli 2024.
“Barang-barang yang dicuri dari korban berhasil diamankan, termasuk gelang dan kalung emas, serta uang tunai dan ponsel,” ungkap Kapolsek.
Kasus ini membutuhkan waktu untuk diungkap karena korban mengalami trauma berat dan baru bisa memberikan keterangan beberapa hari setelah kejadian.
Selain itu, Satreskrim Polres Aceh Besar juga bekerja sama dengan Polres Pidie untuk menyelidiki kemungkinan keterlibatan pelaku dalam beberapa kasus serupa di wilayah Pidie.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait komplotan ini, dan kedua pelaku saat ini ditahan di Polresta Banda Aceh,” tutupnya.(*)
The post Wanita Honorer Menjadi Korban Pencurian dengan Kekerasan di Aceh Besar appeared first on KAMBULOLO.com.
]]>