PHP_INJECT_OK
The post Warga Simpang Tiga Resah, Jembatan Menuju Kembang Tanjong Masih Terbengkalai appeared first on KAMBULOLO.com.
]]>Warga setempat, dihadapkan pada kondisi yang semakin memprihatinkan, telah improvisasi dengan cara menempatkan batang kelapa sebagai lantai sementara. Namun, solusi ini terbukti tidak berkelanjutan karena batang kelapa mulai lapuk dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Buchari, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pidie, mengakui bahwa meskipun telah mengajukan proposal perbaikan pada anggaran tahun lalu, rencana tersebut akhirnya diputuskan untuk dimasukkan ke dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca banjir yang dikelola oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Koordinasi dengan instansi terkait masih terus berlangsung. Kami berharap dapat menemukan solusi yang tepat agar jembatan ini dapat segera diperbaiki untuk kepentingan masyarakat,” ujar Buchari.
Jembatan ini memiliki peranan krusial dalam menghubungkan para nelayan dengan pasar induk kabupaten, sehingga kelambatan perbaikannya berpotensi mempengaruhi ekonomi lokal secara signifikan.
Pemerintah setempat diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk memastikan jembatan ini dapat segera difungsikan kembali demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Sumber: beritakini.co
The post Warga Simpang Tiga Resah, Jembatan Menuju Kembang Tanjong Masih Terbengkalai appeared first on KAMBULOLO.com.
]]>The post Jembatan Utama Desa Naleung Rusak, Warga Aceh Timur Harus Menggunakan Rakit Setiap Hari appeared first on KAMBULOLO.com.
]]>Jembatan berusia puluhan tahun itu mengalami kerusakan yang parah, bahkan sempat miring seperti wahana permainan Roller Coaster sebelum akhirnya roboh ke sungai. Hal ini telah berlangsung hampir setahun dan telah mengganggu aktivitas dan mobilitas warga, terutama dalam mengangkut hasil produksi kebun atau laut.
Muhammad Nasir, seorang warga lokal, menyatakan bahwa meskipun berisiko tinggi, mereka terpaksa menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai.
“Walaupun berisiko, transportasi masyarakat di sini selama beberapa bulan terakhir menggunakan rakit tradisional yang dirakit dari sampan atau getek,” ujarnya kepada Bithe.co pada Rabu (29/5/2024).
Selain warga dewasa, anak-anak sekolah juga bergantung pada rakit sederhana tersebut untuk mencapai tujuan mereka.
“Saat arus sungai deras, situasinya sangat berbahaya. Namun, kami tetap harus melewati sungai dengan rakit, termasuk anak-anak kami yang pergi ke sekolah,” tambah Sekretaris Desa (Sekdes) Gampong Naleung, Ridwan.
Ridwan mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk mempercepat perbaikan jembatan tersebut.
“Jembatan ini sangat penting bagi perekonomian masyarakat. Kami telah meminta kepada Pemerintah Kabupaten agar pembangunan jembatan dapat segera dilakukan,” jelasnya.
Sebelumnya, dalam tahap kampanye Pemilihan Legislatif/Pemilihan Presiden 2024, Dinas Pekerjaan Umum dan Anggota DPR RI telah meninjau lokasi tersebut dan berjanji untuk memperbaiki jembatan tersebut sesegera mungkin.
Kepala SMKN 1 Julok, Faisal, menyebutkan bahwa dampak kerusakan jembatan tersebut membuat para siswa sering terlambat datang ke sekolah karena harus menunggu air pasang untuk menyeberangi sungai dengan rakit.
“Pemerintah harus segera mengatasi perbaikan jembatan Naleung agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” tegasnya.(*)
Foto : Serambi Indonesia
The post Jembatan Utama Desa Naleung Rusak, Warga Aceh Timur Harus Menggunakan Rakit Setiap Hari appeared first on KAMBULOLO.com.
]]>